Sebagai kelanjutan dari artikel manajemen kami sebelumnya yang membahas tentang Pengertian Produktivitas, pada artikel manajemen kali ini, kami akan membahas tentang Metode Pengukuran Produktivitas.
 

Metode Pengukuran Produktivitas

 
Berikut merupakan Metode Pengukuran Produktivitas, yaitu:

  1. Produktivitas Parsial (Partial Productivity) atau Produktivitas Faktor Tunggal (Single-Factor Productivity)
  2. Produktivitas Total (Total Factor Productivity)

Pengukuran produktivitas dapat menggunakan satuan ukuran moneter dari Output dan Input, seperti, Rupiah, Dollar dan lain-lain, atau satuan ukuran fisik dari Output dan Input, seperti, panjang, berat dan lain-lain.

  1. Produktivitas Parsial (Partial Productivity)
     
    Produktivitas Parsial (Partial Productivity) sering disebut juga Produktivitas Faktor Tunggal (Single-Factor Productivity). Produktivitas Parsial merupakan metode pengukuran produktivitas dari salah satu faktor atau masukan (Input) yang digunakan untuk menghasilkan Keluaran (Output). Faktor atau masukan (Input) tersebut, misalnya: Tenaga Kerja, Bahan Baku (Material), Energi, Modal dan Input yang lain.

    Rumus Pengukuran Produktivitas Parsial:

    Output/Input (salah satu Input)

  2.  

  3. Produktivitas Total (Total Factor Productivity)
     
    Produktivitas Total (Total Factor Productivity) merupakan metode pengukuran produktivitas dari semua faktor (Input) yang digunakan untuk menghasilkan Keluaran (Output).

    Rumus Pengukuran Produktivitas Total:

    Total Output/Total Input

 

Contoh Pengukuran Produktivitas

 
Contoh Pengukuran produktivitas ini menggunakan satuan ukuran moneter.

PT. ABC memiliki kemampuan produksi dengan nilai produksi sebesar Rp 5.000.000 dalam 1 minggu, dengan biaya tenaga kerja sebesar Rp 550.000, material sebesar Rp 400.000 dan mesin sebesar Rp 125.000. Ukur produktivitas masing-masing Input dan produktivitas total keseluruhan Input dalam 1 minggu di PT. ABC?

Dari contoh di atas, diperoleh data sebagai berikut:

Keluaran (Output)
Nilai Produksi Rp 5.000.000
Masukan (Input)
Tenaga Kerja Rp 550.000
Bahan Baku Rp 400.000
Mesin Rp 125.000

 
Hasil Pengukuran Produktivitas:

  1. Pengukuran Produktivitas Parsial (Partial Productivity)

    • Produktivitas Tenaga Kerja = 5.000.000/550.000 = 9,09
      Artinya: Dalam satuan ukuran moneter, setiap Rp 1 (satu rupiah) penggunaan tenaga kerja dihasilkan produk senilai Rp 9,09
    • Produktivitas Material (Bahan Baku) = 5.000.000/400.000 = 12,5
      Artinya: Dalam satuan ukuran moneter, setiap Rp 1 (satu rupiah) penggunaan Material dihasilkan produk senilai Rp 12,50
    • Produktivitas Mesin = 5.000.000/125.000 = 40
      Artinya: Dalam satuan ukuran moneter, setiap Rp 1 (satu rupiah) penggunaan Mesin dihasilkan produk senilai Rp 40,00
  2. Pengukuran Produktivitas Total (Total Factor Productivity)

    Produktivitas Total
    = 5.000.000/(550.000 + 400.000 + 125.000)
    = 5.000.000/1.075.000
    = 4,65
    Artinya: Dalam satuan ukuran moneter, setiap Rp 1 (satu rupiah) penggunaan Input Total (Tenaga Kerja, Material dan Mesin) dihasilkan produk senilai Rp 4,65

 
Catatan:
Contoh pengukuran produktivitas ini merupakan contoh yang sangat sederhana, dimana data dibuat sesederhana mungkin dengan tujuan untuk lebih mempermudah pemahaman tentang Metode Pengukuran Produktivitas. Namun pada kondisi sebenarnya, terkadang data disajikan dalam bentuk yang berbeda dan membutuhkan analisis serta perhitungan terlebih dahulu, sebelum melakukan pengukuran produktivitas.
 

Perlu diingatkan bahwa pengukuran produktivitas sangat penting dalam pembuatan program peningkatan profit yang efektif, dimana:

Kenaikan profit perusahaan tidak selalu diikuti oleh kenaikan produktivitas, namun sebaliknya, kenaikan produktivitas, sudah pasti diikuti oleh kenaikan profit

Terkait contoh kasus dari pernyataan di atas, silahkan baca kembali artikel manajemen kami tentang Pengertian Produktivitas.
 

Bagaimana tingkat produktivitas perusahaan Anda? Jika tingkat produktivitas perusahaan Anda masih rendah, silahkan konsultasikan dengan kami, atau ikuti salah satu Program Manajemen kami, yaitu Program Peningkatan Produktivitas (Productivity Improvement Program).

Demikian artikel manajemen singkat kami tentang Metode Pengukuran Produktivitas. Terima kasih.

Sukses selalu.

PT. Masen Putra Indonesia

“Excellence For Excellent”

PT. Masen Putra Indonesia | Konsultan Manajemen Dan Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.